CONNECT WITH US
  • Bocah Ini Wafat Setelah 7 Jam Dirawat

    Bagikan:

    INILAHMEDAN - Langkat: Anisa Rahmadani br Sitepu akhirnya mengembuskan nafas terakhirnya, Jumat (26/08/2016). Bocah perempuan berusia 4 tahun ini tak lagi kuat menahan derita atas luka bakar serius di sekujur tubuhnya. Tujuh jam dirawat intensif di rumah sakit, Anisa menyusul ayahnya, Isbani Sitepu (34) yang tewas terpanggang akibat rumah berdinding tepas yang mereka huni dilahap api.

    "Ya, Anisa meninggal dunia. Saya tahunya tadi siang, pas dikabari Camat Sei Lepan," kata Kapolsek Pangkalan Berandan, AKP Walder Sidabutar, Jumat (26/08/2016) malam.

    Sementara Inem (32), ibu kandung Anisa, masih dirawat intensif di salahsatu rumah sakit di Kota Medan. Inem juga mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya.

    Musibah kebakaran itu terjadi di Dusun V Sukaramai, Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, Kamis (25/8) sekitar pukul 4 pagi. Rumah berdinding tepas yang didiami Isbani Sitepu beserta istri dan anaknya dilahap api ketika penghuninya tertidur lelap. Isbani Sitepu tewas mengenaskan dengan kondisi gosong. Sementara istrinya, Inem (32) dan putrinya, Anisa Rahmadani br Sitepu (4) sekarat atas luka bakar serius.

    Dugaan sementara, asal api dari lampu teplok karena rumah itu belum masuk listrik. Kebakaran diketahui setelah warga yang tengah tertidur akhirnya terjaga setelah mendengar gemuruh api. Begitu ke luar rumah, warga mendapati rumah yang dihuni Isbani Sitepu bersama keluarganya sudah terbakar.

    Dinding tepas dan atap daun rumbia membuat api lekas membesar. Disaat warga berusaha memadamkan api, tiba-tiba Inem bersama anak yang digendongnya menerobos kobaran api. Warga langsung menolongnya. Setelah api padam, Inem dan anaknya dilarikan ke rumah sakit. Namun naas bagi Isbani Sitepu. Dia terjebak dalam rumah hingga tewas mengenaskan. Warga menemukan jasadnya dalam kondisi gosong saat menyisir puing-puing rumah yang terbakar. (lngkt)
    KOMENTAR