CONNECT WITH US
  • Pos OKP di Tanah Garapan Dirubuhkan Sat Sabhara Polresta Medan

    Bagikan:

    BK24JAM - Percut: Posko salahsatu OKP di lahan garapan, Pasar II, Desa Bandar Klippah, Kecamatan Percut Sei Tuan, dirubuhkan petugas Sat Sabhara Polresta Medan dan Polsek Percut Seituan.

    Penghancurkan pos OKP itu juga dibantu personil TNI dan Muspika setempat karena dianggap mengganggu kenyamanan masyarakat dan memicu konflik perebutan lahan.

    Informasi diperoleh Sabtu (27/08/2016), kedatangan personil kepolisian yang mencapai hampir seratusan orang ini sempat membuat warga dan para petani keluar untuk melihat.

    Setibanya di lokasi, Jumat (26/08/2016) sore, petugas langsung menghentikan 9 orang pekerja bangunan di kawasan lahan garapan yang memicu konflik dan meratakan besi-besi serta papan pondasi yang rencananya akan dibangun posko salahsatu OKP. Selain meratakan, polisi juga membakar kusen, broti, dan papan bahan bangunan tersebut.

    Pengerahan puluhan personil kepolisian tersebut menyusul adanya kericuhan antara massa kelompok Tani Sejahtera dengan massa OKP karena masing-masing pihak mengklaim dan memperebutan beberapa hektar lahan jagung di kawasan Eks PTPN di Desa Bandar Kalipah Tembung tersebut. Kericuhan itu mengakibatkan warga dan para petani ketakutan hingga melapor kepada pihak kepolisian.

    "Udah lebih 3 kali ribut di sini. Ributnya karena ada kelompok OKP yang menerobos masuk dan mengambil lahan yang dikelola Kelompok Tani Sejahtera. Kami jadi takut," sebut seorang petani jagung.

    Pada aksi perubuhan pos OKP itu, tampak puluhan TNI dari Koramil dipimpin Mayor TNI Nirmawan, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato, Kasat Sabhara Polresta Medan, Kompol Siswandi dan beberapa perwira Polsek Percut serta Polresta Medan. Polisi juga mengamankan 9 pekerja bangunan untuk dimintai keterangan di Polsek Percut Sei Tuan. (tmbng)

    KOMENTAR